UKURAN KECEPATAN AKSES INTERNET
A. Internet Service Provider
Koneksi ke Internet membutuhkan infrastruktur yang sangat mahal. Karena itu, tidak mungkin dibangun oleh pengguna perorangan. Kemudian berdirilah perusahaan-perusahaan yang menginvestasikan danannya untuk membangun infrastruktur tersebut.
Karena itu, jika ingin menghubungkan computer kita keinternet, kita harus menghubungkan computer kita ke sebuah ISP tertentu. ISP tersebut merupakan penghubung ke internet. Kemudian kita akan dikenakan biaya atas jasa layanan yang diberikan oleh ISP yang kita gunakan.
Saat ini banyak jasa layanan internet (ISP) yang ada di Indonesia. ISP-ISP di Indonesia tergabung dalam Asosiasi Penyelenggaraan Jasa Internet Indonesia (APJII). Jumlah ISP terus bertambah seiring dengan perkembangan jumlah pengguna internet di tanah air.
Ada beberapa kriteria yang dapat digunakan untuk memilih sebuah ISP.
Kriteria-kriteria tersebut antara lain :
- Kecepatan transfer data
Selain sebagai sumber informasi, internetmerupakan sarana komunikasi. Komunikasi yang dilakukan di internet adalah komunikasi data-data (teks, gambar, suara, dan gambar).
Menggunakan internet berarti mepertukarkan data-data antara dua buah computer. Misalnya, mengirim e-mail, e-mail yang kita kirim akan dikirimkan dari komputer kita ke komputer penerima e-mail dalam bentuk kata-kata. Contoh lain, jika kita membuka sebuah halaman web, kita mengirimkan permintaan halaman web dengan cara mengirimkan alamat URL-nya. Komputer server halaman web tersebnut akan mengirimkan halaman web yang diminta.
Dalam perpindahan data dari suatu komputer di internet ke komputer lain dan demikian juga sebaliknya, kecepatan transfer data merupakan hal yang penting. Kecepatan transfer data dari sebuah computer server di internet ke komputer kita sangat bergantung pada kecepatan transfer dari provider yang kita gunakan.
- Bandwidth
Bandwidth adalah lebar saluran data yang dilewati secara bersma-sama oleh data-data yang ditransfer. Bandwidth dapat diibaratkan sebagai sebuah jalan raya yang dilewati oleh banyak kendaraan (data-data) secara bersamaan. Semakin banyak kendaraan yang lewat maka semakin lambat laju kendaraan. Semakin lebar jalan raya maka semakin banyak kendaraan yang dapat dilewatkan.
Kita perlu tahu Bandwidth yang dimiliki oleh ISP. Dengan demikian, kita mengetahui kemampuan ISP tersebut untuk mentrasfer data.
- Memiliki server proxy
Server proxy berfungsi untuk menyimpan alamat-alamat favorit pelanggan. Dengan adanya server proxy, pelanggan dapat mengakses website-websiote favoritnya dengan lebih cepat. Hal ini disebabkan server tersebut menyimpan halaman-halam web yang sering dikunjungi. Jika pelanggan mengunjungi website favoritnya, pelanggan tidak perlu terhubung langsung dengan server website tersebut. Server proxy akan menghemat penggunaan bandwidth karena pelanggan tidak perlu lagi terkoneksi langsung ke website yang sering dikunjunginya.
- Memiliki Backbone
Backbone adalah saluran koneksi utama jaringan ISP dengan internet. Pembuatan sebuah backbone dari perusahaan lain atau menggunakan bersama-sama dengan ISP lain. Pengguna backbone secara bersama-sama dapat menghemat biaya, namun mengurangi kecepatan akses masing-masing ISP.
- Keamanan Data
Transaksi internet rawan terhadap pembajakan. Kita perlu tahu apakah sebuah ISP menggunakan Firewall untuk menjamin keamanan transaksi online yang kita lakukan.
- Layanan yang diberikan
Kita perlu tahu layanan apa saja yang disediakan ISP ;
Apakah ISP tersebuut memberikan account e-mail ?
Berapa besar accaount e-mail yang disediakan ?
Apakah e-mail tersebut mendukung POP3 ?
Apakah ISP tersebut dilengkapi dengan spam filter ? dan berbagai layanan lain.
- Biaya
Biaya merupakan salah satu pertimbangan untuk memilih sebuah ISP. Kita perlu mengetahui bagaimana system pembayaran yang dikenakan oleh sebuah ISP. Apakah system pembayaran dilakukan perbulan ataukan system pembayaran dikenakan perwaktu pemakaian. Kita juga perlu mempertimbangkan bahwa selain membayar biaya untuk akses internet ke ISP, kita juga masih membayar biaya untuk pulsa tepon.
- Hadware
Kita perlu tahu berapa banyak modem, yang dimiliki oleh sebuah ISP, kecepatan modem yang digunakan, dan rasio pelanggan per modem. Hal tersebut perlu kita ketahui karena akan mempengaruhi layanan yang akan kita dapatkan dari ISP tersebut.
- Teknologi yang digunakan
Kita perlu tahu teknologi apa saja yang dimiliki oleh ISP untuk meningkatkan kinerjanya. Beberapa ISP untuk layanan koneksi dial-up menggunakan teknologi kompresi data, yang memungkinkan transfer data menjadi lebih cepat.
Sedangkan untuk layanan koneksi internet dengan 3G, beberapa penyedia layanan menggunakan teknologi HSPDA (High Downlink Packet Access) yang lebih memungkinkan kecepatan akses data hingga 2,6 mbps.
B. Perangkat Keras untuk Mengakses Internet.
1. Melakukan Koneksi Dial-Up
Jika kita menghubungkan komputer ke internet dengan koneksi dial-up, ada dua perangkat tambahan yang kita tambahkan, yaitu saluran telpon dan modem.
Saluran telpon dibutuhkan untuk menghubungkan komputer kita dengan ISP yang digunakan, selanjutnya ISP tersebut akan meneruskan koneksi kita ke internet.
Modem dibutuhkan untuk mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog (sinyal listrik) agar dapat dikirimkan melalui saluran telpon, dan juga sebaliknya untuk mengubah sinyal listrik menjadi sinyal digitalagar dapat dimengerti Komputer.
Pada saat sebuah komputer mengirimkan data ke internet, modem akan mengubah sinyal digital dari komputer menjadi sinyal suara, sehingga sinyal tersebut dapat dilewatkan melalui kabel telepon. Pada sisi penerima, modem akan mengubah sinyal suara dari kabel telpon menjadi sinyal digital., sehingga komputer penerima dapat membaca sinyal tersebut. Dengan cara lain, modem membuat dua buah komputer dapat berkomunikasi satu sama lain melallui kabel telpon.
Kecepatan modem mentransfer data diukur dengan satuan bits per second (bps) atau bit perdetik. Pada umumnya kecepatan transfer data modem yang ada di pasaran adalah 56 kbps (kilo bits per second). Ini artinya, modem tersebut dapat mentransfer data sebesar 56 kilobit setiap detiknya.
2. Menggunakan teknologi ASDL (Asymetrial Digital Subscriber)
Dengan menggunakan teknologi ASDL, memungkinkan terkirimnya sinyal-sinyal melalui kabel tembaga pada frekuensi yang berbeda-beda dengan frekuensi yang digunakan untuk pelayanan telpon.
3. Menggunakan Jaringan LAN
Yaitu cara menghubungkan komputer kita ke internet dengan cara menghubungkan komputer kita ke komputer yang terhubungan ke internet.
4. Melalui GPRS (General Packet Radio Service)
Yaitu teknologi pengiriman data dalam bentuk paket-paket menggunakan gelombang radio. Ini adalah merupakan perkembangan dari teknologi GSM. Dengan teknologi ini memungkinkan pengiriman data dengan kecepatan 115 Kbps.
5. Melalui jaringan WIFI (Wireless Fidelity)
Yaitu teknologi jaringan tanpa kabel yang menggunakan gelombang elektromagnetik frekuensi tinggi untuk mengirimkan data. Frekuensi yang digunakan berada pada spectrum 2,4 Ghz. Laptop dan PDA biasanya sudah dapat digunakan untuk keperluan ini. Untuk PC biasa dapat melakukannya setelah memasang Kartu Wifi.
6. Menggunakan Jaringan TV Kabel
Yaitu menghubungkan diri ke internet melalui TV, syaratnya kita harus berlangganan penyedia layanan TV kabel yang dilengkapi dengan layanan internet, computer yang telah dilengkapi dengan operasi browser internet, kabel modem dengan DOCSI3 system, modem khusus untuk TV Kabel, dan memiliki Ethernet card.
7. Menggunakan 3G
Yaitu teknologi komunikasi generasi ketiga (Third Generation) yang memungkinkan kita berkomunikasi tanpa kebel berkecepatan tinggi. Kecepatan Three G dirancang untuk 2 mbps. Dengan kecepatan seperti ini, maka pengiriman gambar dan suara menjai sangt mudah dan tidak menjadi masalah. Syaratnya adalah kita memiliki HP berteknologi 3G dan SIM Card dari operator seluler tertentu yang menyediakan layanan 3G, dan mendaftarkan nomor HP kita sebagai pelanggan 3G.
